Proposal tentang Budidaya dan Pemasaran Jamur Tiram Putih di Kabupaten Kupang

BAB I
PENDAHULUAN

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan jenis jamur kayu yang awalnya tumbuh secara alami pada batang  batang pohon yang sudah mengalami pelapukan. Umumunya jenis jamur ini bisa di konsumsi oleh manusia. Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Jamur tiram putih dapat di budidayakan dalam ruangan dengan cara memanipulasi  iklim agar pertumbuan jamur tumbuh secara optimal jika kondisi lingkungan yang sesuai.Pertumbuhan jamur tiram sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar. Sebelum budidaya jamur tiram putih, pentingnya mengetahui syarat tumbu seperti, media, tanam, suhu, kelembaban dan irkulasi udara yang digunakan untuk pertumbuan jamur tiram. Suhu pada saat inkubasi lebih tinggi dibandingkan suhu pada saat pemeliharaan. Suhu inkubasi jamur tiram berkisar antara 22-28°C dengan kelembaban 80-90 %. Sedangkan suhu Pada fase pemeliharaan tubuh buah jamur tiram memiliki suhu  16-22°C, dengan kelembaban 80-90 % (Berlin, 2016).

 Jamur tiram putih dapat dibudidayakan dengan cara sederhana, karena  media tanam yang biasanya digunakan dalam pertumbuhan jamur tiram yaitu serbuk kayu gergaji, dedak dan kapur. Bahan-bahan tersebut mudah diperoleh dan harganya murah serta tergolong sebagai usaha tani yang tidak mencemari lingkungan. Jamur tiram putih merupakan salah satu produk pertanian yang memiliki cita rasa yang khas dan memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, yaitu protein 27%, lemak16%, karbohidrat 58%, serat 11,5%, abu 9,3%, kalori 265,5 Kkal, mengandung vitamin B1, B2, dan beberapa gram mineral dari unsur-unsur  Ca, P, Fe, Na dan K. Selain kandungan gizinya yang tinggi, juga mempunyai manfaat untuk kesehatan yaitu untuk mencegah beberapa macam penyakit, seperti anemia, memperbaiki gangguan pencernaan, mencegah kanker, tumor, hipertensi, dan menurunkan kadar kolesterol serta kencing manis (Soenanto, 2000).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.